BOK atau Bantuan Operasional Kesehatan adalah bantuan dana dari pemerintah melalui
Kementrian Kesehatan dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melaksanakan
pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan menuju
Millennium Development Goals (MDG's) Bidang Kesehatan tahun 2015 melalui kinerja
Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes dan Posyandu dalam menyelenggarakan
pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Demikian dikatan oleh
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Dr Bambang Suharjono,
M.Kes dalam acara Sosialisasi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kabupaten Sleman
tahun 2013 di Hotel Cokro Kembang Jl Kaliurang Yogyakarta Rabu 24 April 2013.
Selanjutnya dikatakan oleh Dr Bambang bahwa BOK ini bertujuan untuk menyediakan
dukungan biaya untuk upaya pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif
bagi masyarakat, meningkatkan kualitas manajemen Puskesmas, terutama dalam
perencanaan tingkat Puskesmas dan lokakarya mini Puskesmas, meningkatkan upaya untuk
menggerakkan potensi masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya, dan
meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif yang
dilakukan oleh puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes dan Posyandu.
Rabu, 24 April 2013
Selasa, 23 April 2013
Tim Robot UGM Juara di Dua Kompetisi Internasional
Tim robot Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi yang mengagumkan
di tingkat internasional. Tim yang beranggotakan tiga orang mahasiswa, Malik
Khidir (FMIPA), Agus B. Budiyanto (Fak Teknik), Bachtiar C Permana (Sekolah
Vokasi) berhasil menjadi juara di dua kompetisi robot di Amerika Serikat. Mereka
berhasil meraih Juara 1 untuk Fire Fighting Robot Berkaki Trinity Fire Fighting
Robot Contest, 6-7 April di Hartford City, Connecticut, Amerika Serikat.
Berikutnya, tim ini juga berhasil mendapatkan 2 emas dan 1 Perak di RoboGames 2013 Olympics of Robots,
19-21 April di San Mateo, California, Amerika Serikat. Dua medali emas diraih
untuk kategori Fire Fighting Robot dan Natcar Robot sedangkan perak untuk
kategoru Balancer Robot
Evaluasi Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS)
Pemerintah Kab. Sleman hari Senin, 22 April 2013 di Aula Desa Tamanmartani Kalasan Sleman telah dilaksanakan Evaluasi dan Pencanangan Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) terdiri dari Kec. Godean, Kec. Mlati dan di Desa Tamanmartani yang dipusatkan di Desa Tamanmartani Kalasan Sleman. Dikatakan oleh Lurah Tamanmartani, walaupun di Desa tamanmartani yang berpenduduk 15.373 jiwa terdiri dari laki-laki 7.549 dan perempuan 7.823 jiwa dengan berbagai agama juga dengan kegiatan yang banyak maka diharapkan adanya evaluasi dan pencanangan Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) ini masyarakat Desa Tamanmartani akan semakin maju, sejahtera, bahagia lahir dan batin.
Pantauan UNAS SMP
Sebanyak 12.866 siswa SMP/MTs se kabupaten sleman secara serentak mulai Senin 22 April 2013 mengikuti Ujian nasional. Ujian akaan berlangsung selama 4 hari mulai Senin sampaai Kamis. Unas yang berlangsung di kabupataen sleman menempati 120 sebagai penyelenggara Unas. Sedangkan jumlah sekolah di kabupaten sleman ada 130 . Sementara sekolah yang menggabung ada 11 sekolah. Daari sejumlah sekolah SMP/MTs yang ada di kabupaten sleman terdiri dari sekolah negeri dan swasta. Masing-masing 54 sekolah negeri, 54 sekolah swasta, madsarasah negeri ada 10, Madrasah swasta ada 11 dan sekolah terbuka ada 1. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Dikpora kabupaten sleman Arif Haryono, SH saat mendampngi bupati sleman Drs. Sri Purnomo memantau pelaksanaan Unas di berbagai seko9lah di kabupaten sleman. Lebih lanjut disampaikan Arif Haaryono bahwa pada prinsipnya pelaksanaaan ujian nasional di kabupaten sleman berjalan lamncar tidak ada hjambatan yang berarti. Termasuk pendistribusian soal unas pelaksanaan dan pengawasaan semua berjalaan sesuaa dengan ketentuan.
Pemberian Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-97, Panitia Hari Jadi Kab. Sleman bersama Badan Amil Zakat (BAZ) Kab. Sleman meberikan bantuan dana yang digunakan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni sebesar Rp. 12.000.000,- dan material bekas layak pakai yang berupa usuk 20 buah, kusen jendela 4 buah, dan gawangan pintu 2 buah kepada 5 KK yang sebelumnya sudah mengajukan proposal dan telah dilakukan verifikasi oleh panitia. Ke 5 KK tersebut adalah, Ny. Ahmad Setu (Dukuh Rt.06/19 Tridadi), Ny. Sumponi (Kadisono Rt.04/14 Margorejo Tempel), Ny. Ngatirah (Ngetal, Getag Margoagung Seyegan), Ny.Paini (Bedog, Trihanggo, Gamping), Antok Sutarto (Pundong, Tirtoadi,Mlati). Bantuan Rp.12.000.000,- yang disalurkan berasal dari Panitia Hari Jadi Rp.2.000.000,- dan Rp.10.000.000,- dari BAZ Kab. Sleman. Rincian bantuan tersebut adalah Rp.11.000.000,- untuk keperluan pembelian material dan Rp.1.000.000,- untuk membayar pekerja bangunan yang profesional untuk mengerjakan rehabiltasi rumah tidak layak huni. Ketua panitia, Drs.Mardiyanto, M.Si berharap bantuan yang diberikan ini dapat dipergunakan secara maksimal, beliau juga mengatakan bahwa bantuan tersebut memang tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan riil yang dibutuhkan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut, tetapi dengan bantuan Dinas PUP bantuan tersebut dapat digunakan secara makimal.
Langganan:
Postingan (Atom)
